Senin, 05 November 2018

Memahami Air Conditioner dan Air Cooler dari Perbedaannya

 
Melihat fenomena hari ini dimana banyak orang yang mencari produk pendingin ruangan, menjadikan kita sebagai masyarakat cukup terkesan. Memang kebutuhan akan produk pendingin ruangan saat ini tak bisa terelakkan. Pasalnya, keadaan alam yang memicu global warming atau pemanasan global menjadi penyebab mengapa banyak orang mencari perangkat pendingin ruangan. Dua diantara produk pendingin ruangan yang laris manis di pasaran adalah Air Conditioner (AC) dan air cooler. Maka dari itu kita di sini akan lebih fokus membahas perbedaan antara air cooler dan air conditioner. 

Mengapa harus membahas perbedaan AC dan air cooler? Sebab dengan mengatahui bedanya air cooler dan air conditioner maka kita akan lebih bijak saat menentukan pembelian produk. Dari sini maka pembelian kita terhadap produk pendingin ruangan tidak akan sia-sia karena sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Nah maka dari itu mari kita mulai membahas kedua produk ini. Untuk yang pertama kita akan bahas dulu air conditioner. Produk yang juga dikenal dengan nama AC ini memang sudah tidak asing lagi di masyarakat. Pasalnya perangkat elektronik ini sudah banyak dimiliki dan dipasang dibeberapa rumah, kantor atau tempat lainnya. Air conditioner ini sendiri adalah perangkat yang mampu menurunkan temperatur ruangan sehingga udara menjadi lebih dingin. Caranya, udara panas yang disedot oleh kipas akan diarahkan ke kumparan. Nah di kumparan inilah proses pendinginan udara dilakukan. Dengan mengandalkan senyawa-senyawa yang ada seperti klorofluorkarbon (CFC), hidroklorofluorkarbon (HCFC), dan perfluorokarbon (FC) maka udara panas tadi akan dikonversi melalui proses kondensasi sehingga menjadi dingin. Saat udara dingin dihasilkan maka akan langsung diteruskan ke ruangan. 

Sementara itu air cooler merupakan perangkat yang fungsinya adalah menaikkan tingkat kelembaban udara. Jadi dari sini maka yang dihasilkan oleh air cooler adalah udara yang sejuk. Kemampuan air cooler untuk meningkatkan kelembaban ini karena adanya dukungan dari air dingin yang ada pada tangki. Jadi dari keberadaan air dingin inilah kemudian air cooler akan mengubahnya menjadi uap dan akan disemburkannya ke ruangan sehingga menjadi sejuk.

Nah setelah mengetahui definisi dan prinsip kerjanya, mari kita lanjutkan pembahasan kita ke kelebihan dan kekurangan masing-masing produk ini. Kita mulai saja dari kelebihan masing-masing produk. Untuk kelebihan air conditioner adalah :
    Memiliki kualitas dalam hal mendinginkan udara
    Perangkat yang paling cepat menurunkan suhu atau temperatur.
    Temperaturnya mudah diatur sesuai selera.
    Tidak ada pengaruh efek kelembaban meski ditempatkan di tempat tertutup.
    Dapat digunakan terus-menerus tanpa harus mengisi air dingin seperti pada produk air cooler.

Sementara itu kelebihan air cooler yakni :
    Harga belinya lebih terjangkau atau lebih murah dibandingkan AC.
    Tingkat konsumsi listriknya hemat.
    Perawatannya bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan ahli service.
    Mudah untuk dipindah-pindahkan sesuai keinginan. 

Berikutnya, mari kita membahas mengenai kekurangan dari masing-masing produk pendingin ruangan ini. Ini katena masing-masing produk pastinya memiliki kekurangan, apalagi bila dibandingkan dengan produk lain. Kita mulai saja dengan kekurangan pada air conditioner, yaitu :
    Untuk membelinya, Anda harus mempersipkan dana besar karena harganya yang memang mahal.
    Selain harganya mahal, Anda juga harus bersiap dengan biaya tagihan listriknya yang juga mahal.
    Karena perawatannya tidak bisa dilakukan sendiri, maka Anda harus memanggil jasa service AC. Ini artinya juga biaya perawatannya mahal.
    Sulit untuk dipindah-pindahkan.

Sedangkan kekurangan pada air cooler antara lain :
    Butuh waktu lama untuk mendinginkan ruangan jika dibandingkan AC.
    Tidak bisa di tempatkan pada ruangan tertutup karena bisa memicu efek buruk dari kelembaban.
    Bergantung pada air dingin di tangki supaya bisa digunakan terus-menerus.
    Bila efek kelembabannya terus dibiarkan meningkat terus-menerus pada ruangan tertutup, dapat memicu munculnya penyakit.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai perbedaan air cooler vs air conditioner. Dengan mengetahui dan memahami perbedaan air cooler dan air conditioner, Anda akan terhindar dari pembelian yang salah dan sia-sia.
Share: